Langar Aturan ini, 2.693 Warga OKU Timur Kena Sanksi

  • Whatsapp
 
HARIAN OKU SELATAN
Grup Publik · 1 anggota
Gabung ke Grup
 

MARTAPURA – Sebanyak 2.693 warga OKU Timur terkena sanksi sosial dalam Operasi Yustisi yang dilaksanakan Polres OKU Timur bersama TNI dan Sat Pol PP di beberapa titik wilayah Kabupaten OKU Timur.

“Dari awal September hingga saat ini sudah ada 2.639 warga yang melakukan pelanggaran tak memakai Alat Pelindung Diri (APD) berupa Masker saat berkendara maupun keluar rumah. Ini kita berikan sanksi berupa push up hingga menyanyikan lagu wajib nasional,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH, usai apel operasi yustisi dan launching pemberangkatan kendaraan Gakkum pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 Polres OKU Timur, Rabu (23/9).

Bacaan Lainnya

Dikatakan, bahwa penyebaran Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini salah satunya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Karena itu perlu sinergi dari semua elemen, baik Polri, TNI, Sat Pol PP dan semua organisasi masyarakat untuk mengingatkan masyarakat agar dapat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.

Dengan adanya sanksi sosial ini kata Kapolres diharapkan dapat memberikan efek jera kepada masyarakat sehingga dapat patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Operasi Yustisi ini akan terus dilakukan secara masif dampai masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya. (clau)

Pos terkait