KDRT, Suami dan Istri Jadi Tersangka

 Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) antara GS (33) dan MH (35), warga Perum Continent Regency, Jl H Sanusi, Lr Mekar Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang atas akibat sang suami dalam proses persidangan.

Tim Advocates And Legal Consultan Titis Rachmawati SH, MH, LCA saat mendatangi Polrestabes Palembang Kamis (22/10/2020) mengatakan, atas Kekerasan KDRT tersebut MH tidak terima dan melaporkan balik sang istri pada tanggal (27/4/2020) lalu.

“Yang mengakibatkan sang istri ditetapkan tersangka oleh tim penyidik namun hanya menjadi tahanan rumah,” terang Titis.

Titis menegaskan, pihaknya tidak terima jika GS tidak ditahan seperti apa yang dilakukan kepada kliennya.

“Kami sudah sangat mengapresiasi kinerja tim penyidik yang begitu gigihnya berusaha melakukan penyidikan sesuai dengan prosedur dalam kasus ini,” ujarnya.

Pihaknya juga tidak menerima kalau GS tidak ditahan seperti apa yang dialami kliennya yang dilaporkan GS pada 24 Mei lalu di Mapolsek Sukarami Palembang.

“Dikarenakan dalam kasus ini penyidik banyak kesulitan untuk proses pemanggilan terhadap tersangka GS dan menghadirkan tersangka GS inu karena banyaknya intervensi pihak-pihak lain berusaha dramatisir,” katanya.

Titis menambahkan, pihaknya melihat adanya dugaan rekayasa, sehingga memohon penyidik PPA dari Polrestabes Palembang dan Kejaksaan Negeri selaku penuntutnya nanti agar melakukan tindakan yang sama terhadap kepada terlapor ini.

“Karena saat ini kliennya sudah dilakukan proses persidangan. Jadi ini akan berimbang dan kita akan melihat kebenarannya terhadap kasus ini, apakah yang dinyatakan si pelapor 1 atau terlapor itu benar keadannya,” jelasnya.

Kuasa hukum MH, Nurmalah SH menuturkan dengan adanya tuduhan yang sangkakan kepada kliennya itu tidak benar.

“Karena klien kami sudah menjalani pemeriksaan terkait laporan balik oleh suaminya terkait kasus KDRT. Tapi itu semua tidak benar dan sudah kami tuangkan dalam BAP baik sebagai saksi maupun terlapor,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa kliennya adalah korban berdasarkan visum rumah sakit yang menyatakan korban mengalami luka lebam dengan multilevel.

Terpisah, Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene SIK membenarkan laporan KDRT yang mana antara suami dan Istri saling melapor.

“Ya, semua laporan yang masuk akan seger diproses oleh pihak penyidik, kita tidak tembang pilih,” katanya singkat.(Dey/sumeksco)

BERITA TERKINI

Product Kopi Ulu Danau Sabet Juara 1

MUARADUA – Setelah melalui seleksi ketat oleh Dewan Juri, Product Kopi Ulu Danau yang di motori oleh Adi Ismul Mubaraq selaku putra...

Terkait Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan sejumlah pihak lain,...

Pemuda OKU Selatan Mengaku Jadi Korban Penculikan

MUARADUA - Viral di media sosial Facebook seorang remaja asal kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan terlantar di terminal Bekasi karena kehabisan...

Bank Sumsel Babel Gelar Soft Opening Payment Point

MUARADUA – Untuk meningkatkan pelayanan khususnya kepada calon jemaah haji dan umroh Bank Sumsel Babel Kamis lalu mengadakan acara Soft Opening Payment...

Telilit Hutang! Oknum PNS Jadi Bandit

OKUTIMUR - Pencurian dengan Modus pecah kaca mobil di Bumi Sebiduk Sehaluan akhirnya terungkap. Tersangkanya Oknum PNS Muhammad Iqbal...

Gagahi Anak di Bawah Umur, Penjahat Kelamin Ditangkap Jajaran Polres OKU Timur

OKU TIMUR –  Benar-benar bejat kelakuan seorang pria berinisial WT (48), warga Desa Saung Dadi, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Penikam Kadispora OKU Selatan Dibekuk

MUARADUA - Sempat buron selama dua hari, tersangka NM (40) warga Kampung Tanding Muara Dua akhirnya menyerahkan diri ke Satuan Reskrim (Satres)...

Kesal Sering Dipalak, Oknum Warga Desa Gedung Wani Tikam Teman Hingga Tewas

MUARADUA – Kesal lantaran sering dipalak oleh teman sendiri, AT(16) warga Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, nekat tikam teman sendiri menggunakan...